=> Ditulis Thursday 14 May 2009
Hari itu Kamis tanggal lima bulan lima tahun dua ribu lima saya berniat mengantarkan father in law saya menuju kampung halaman kami Prabumulih, setelah kurang lebih 4 hari beliau berada di rumah kami di Tambun Bekasi, beliau berada di rumah kami juga dalam rangka mengantarkan mother in law saya untuk mendampingi istri saya yang sudah siap2 akan melahirkan…klo kata orang “tinggal nunggu hari“.
Kebenaran saja bahwa hari itu tanggal merah, jadi emang lagi libur dan saya bisa ga masuk kerja tanpa mengurangi cuti tahunan saya atau juga tanpa mengurangi “jatah cuti sakit saya he he he”. Berangkatlah saya dan father in law saya tanpa pirasat apa2, tiba2 pada saat father in law saya sudah mau berangkat kurang lebih 5 menit lagi…istri saya ngebell saya…katanya ketuban sudah pecah…waduh saya bingung…cemas…takut…kawatir…..karena menurut perhitungan, anak saya baru akan terlahir 10 hari lagi…..terlebih father in law saya yang sudah siap-siap akan berangkat juga ikutan bingung…..akhirnya dengan berserah diri kepada Allah, father in law saya berangkat juga pulang ke Prabumulih…dan saya buru-buru pulang untung selanjutnya mengantarkan istri saya ke rumah sakit bersalin Nasyitoh di Tambun Bekasi.
Kurang lebih jam 13.3o alhamdulillah saya sudah sampai di rumah kami, ……kemudian langsung saya mencari kendaraan untuk mengantarkan istri saya ke rumah sakit bersalin Nasyitoh yang memang sudah kami “incer” sebagai tempat kelahiran anak kami, dengan pertimbangan paling dekat dengan rumah kami saat itu.
Tepat pada pukul 14.00 kami bertiga…(saya, istri dan mother in law saya) tiba di rumah sakit bersalin dan istri saya langsungmengalami pemeriksaan untuk mengetahui sudah “bukaan” berapakah kondisi bayi kami sekarang……akhirnya setalah dilakukan pemeriksaan diketahui bawah kondisinya baru bukaan pertama….sementara ketuban sudah pecah….
Sampai dengan ba’da Isya ternyata “bukaan” istri tidak begitu mengalamai perkembangan….hinga sampai larut malam …..baru sampai “bukaan 4″…saya begitu cemas …karena begitu kawatir anak saya akan keracunan air ketuban…..karena kawatir juga anak saya sesak nafas dll dll, sementara kondisi istri saya sangat memprihatinkan…kehabisan tenaga munkin…ngantuk sudah pasti..sakit??? ga usah dibilang lagi..munkin sudah tak terkira lagi….cemas …dll dll…akhirnya saya menawarkan kepada istri untuk melakukan bedah caesar aja….tapi istriku ga mau…dia takut banget ….dia tetap bersikeras untuk melahirkan secara normal…..beda dengan para artis yang maunya caesar mulu …apalagi hari itu tanggal 05/05/05…kalau artis munkin sudah di caesar buat ngepas2in ……he he he
Sampai dengan pagi di keesokan harinya sekitar pukul 8 pagi…alhamdulillah istri saya sudah mengalami “bukaan 7“…wah hampir….dengan harap2 cemas kita smua berdoa dan berharap smoga bukaannya sesegera munkin bertambah…..dan akhirnya mendekati jam 9 pagi di hari jumat itu…bukaan istri saya sudah mendekati sempurna…. dan atas segala kebesaran dari Allah dan kesabaran dari istri saya tercinta …Alhamdulillah anak saya yang pertama lahir kedunia fana ini tepat jam 9 pagi di hari itu…Hari Jum’at tanggal 6 Mei 2005, di hari yang merupakan hari terbaik bagi umat Islam, sayyidul ayam, penghulu dari segala hari…..
Setelah bayi kami dibersihkan, langsung saya mengazankan ditelinga kanannya dan mengiqamahkan ditelingan krinya, walaupun dalam beberapa buku dikatakan bahwa itu hadits dhaif dll dll, tapi saya masih berkeyakinan bahwa akan lebih baik kalimat2 azan yg diperdengarkan kepada bayi kami daripada lagunya si Jacko (Michael Jackson)…he he he
Anak pertama kami ini berjenis kelamin lak-laki, waktu lahir massanya 2.95 Kg dan panjangnya 47cm dan kami berikan nama Gaozhan Muhammad Zabran => Gaozhan “berwawasan luas” Muhammad “terpuji seperti perilaku Rosulullah ” Zabran “kuat (SQ,EQ,IQ,Ekonomi,Jiwa dan Raga)”, dan diberikan nama panggilan OzHaN.
Harapan kami, smoga OzHaN bisa menjadi seseorang yang sesuai dengan harapan ayah bundanya waktu menyematkan nama yg cukup berat itu kepadanya…amien
Sekarang OzHaN udah berusia 4 tahun, kulitnya kuning… munkin perpaduan dari kulit jawa saya dan kulit putih Palembang istri saya, wajahnya ganteng “seperti ayahnya“, rambutnya sedikit ikal like fahter in law saya kayaknya sih…, aktif banget, maunya maen mobilan mulu dan acara paling favoritnya nonton gambar2 mobil, pesawat, munkin pingin jadi pilot kali..atau jadi seperti pak Habibie….yang bikin pesawat..he he..smoga aja yah….mohon do’anya dariteman2 yg membaca...,
trus yang saya senang dari OzHaN itu adalah daya ingatnya kuat banget loe, kalau sudah pernah sekali ke tepat tertentu atau sudah pernah sekali ketemu sama orang tertentu ..OzHaN pasti ingat walopun waktunya terpaut lama….hebat…mudah2an bener2 bisa seperti Habibie nak ya ….menjadi seorang profesor doktor yang jago bikin pesawat….sekaligus jd Presiden....biar bisa memperbaiki nasib ayahnya yang hanya seorang buruh pabrik ini…hiks..hiks…tapi kelakuannya itu loe…nakal banget. Saya dan istri saya sering kewalahan menangani kenakalannya. Kata orang sih wajah OzHaN lebih mirip ama bundanya, tapi nakalnya seperti saya, rasanya ga adil…giliran nakal aja bawa2 nama saya..he he he.
mrupakan hasil pembelajaran tentang kehidupan yang dirilis kembali sebagai catatan perjalanan sepanjang hayat
Wednesday, August 11, 2010
Sang Belahan Jiwaku
=> Ditulis Thursday, 25th June 2009
Menjelang 1/2 Dasawarsa Our Wedding Anniversary
{15th August 04 ~ 15th August 09}
Rika Febriyanti … Lahir di Prabumulih dua puluh delapan tahun yang silam tepatnya 4 Februari 1981, setelah menikah kini namanya berubah dari Rika Febriyanti Sofyan menjadi Rika Febriyanti Akbar, Ia seorang sosok perempuan yang cantik, berkulit putih seperti kebanyakan kulit orang Palembang, berhidung mancung, baik hati & tidak sombong dan yang paling penting dia seorang JILBABER yang tiada duanya di dunia ini.
Dia juga seorang Bunda yang telaten mengurus anak-anak kami Ozhan & Orlin, juga mengurus sang suami yang ganteng ini (he he he) ... dan satu lagi yang paling penting istri saya itu jago masak .....mottonya SAY NO TO MSG.....jadi hanya perpaduan dari gula garam yang pas, tapi rasanya itu booo' tetep mantab "pecah di lidah" dan membuat tubuh saya makin subur aja ha ha ha padahal....padahal loe...dulu ga pernah sekolah khusus memasak atau kursus memasak, malah katanya waktu masih gadis ga pernah masak he he he (woo-o kamu ketauan ga pernah masak...) apa karena disulap ya atau saya dihipnotis seperti halnya Master Joe Sandi atau Master Limbad....menghipnotis pemirsa televisi yang bego' nonton begituan.....loe ente kok tau...berarti ente nonton juga donk... ha ha
ah aya2 wae ah....tapi klo menurut saya hal itu tak lain dan tak bukan karena memasaknya pakai bumbu penyedap Cinta & Kasih Sayang...cie..cie..cie...sebagai ganti dari MSG he he he, kata orang bijak "Kalau yang masak isteri, ada hubungan batin antara suami, isteri, dan anak-anak. Ketika makan, suami ingat isteri, anak-anak ingat ibu: betapa mahal jerih payah isteri atau ibu, hingga menghasilkan masakan yang begini lezat, sehat, dan bergizi. Subhanallah. Itulah perekat cinta yang paling mahal, langgeng dan kokoh"
Aku berjanji akan mencintainya sepanjang hayat di kandung badan layaknya seorang arkelog mencintai barang purbakala, karena menurut sang novelis asal England yang sangat terkenal Agatha Christie .....suami yang paling baik bagi seorang wanita adalah seorang arkeolog atau seorang yang berjiwa arkeolog... Dan yang jelas saya bukanlah seorang arkeolog tetapi minimal saya berusaha untuk memiliki jiwa arkeolog. Menurut seorang arkeolog semakin tua suatu barang "purbakala" maka akan semakin berharga ia dan semakin unik dan antik, begitu juga hendakya seorang suami mencintai istrinya dan juga sebaliknya, ..... semakin tua istrinya, cinta dan kasih sayangnya bukan malah makin berkurang tetapi semakin hari semakin bertambah dan semakin tahun semakin dalam cintanya.
With Love, Dari Suamimu yang Ganteng, Khalid
Menjelang 1/2 Dasawarsa Our Wedding Anniversary
{15th August 04 ~ 15th August 09}
Rika Febriyanti … Lahir di Prabumulih dua puluh delapan tahun yang silam tepatnya 4 Februari 1981, setelah menikah kini namanya berubah dari Rika Febriyanti Sofyan menjadi Rika Febriyanti Akbar, Ia seorang sosok perempuan yang cantik, berkulit putih seperti kebanyakan kulit orang Palembang, berhidung mancung, baik hati & tidak sombong dan yang paling penting dia seorang JILBABER yang tiada duanya di dunia ini.
Dia juga seorang Bunda yang telaten mengurus anak-anak kami Ozhan & Orlin, juga mengurus sang suami yang ganteng ini (he he he) ... dan satu lagi yang paling penting istri saya itu jago masak .....mottonya SAY NO TO MSG.....jadi hanya perpaduan dari gula garam yang pas, tapi rasanya itu booo' tetep mantab "pecah di lidah" dan membuat tubuh saya makin subur aja ha ha ha padahal....padahal loe...dulu ga pernah sekolah khusus memasak atau kursus memasak, malah katanya waktu masih gadis ga pernah masak he he he (woo-o kamu ketauan ga pernah masak...) apa karena disulap ya atau saya dihipnotis seperti halnya Master Joe Sandi atau Master Limbad....menghipnotis pemirsa televisi yang bego' nonton begituan.....loe ente kok tau...berarti ente nonton juga donk... ha ha
ah aya2 wae ah....tapi klo menurut saya hal itu tak lain dan tak bukan karena memasaknya pakai bumbu penyedap Cinta & Kasih Sayang...cie..cie..cie...sebagai ganti dari MSG he he he, kata orang bijak "Kalau yang masak isteri, ada hubungan batin antara suami, isteri, dan anak-anak. Ketika makan, suami ingat isteri, anak-anak ingat ibu: betapa mahal jerih payah isteri atau ibu, hingga menghasilkan masakan yang begini lezat, sehat, dan bergizi. Subhanallah. Itulah perekat cinta yang paling mahal, langgeng dan kokoh"
Aku berjanji akan mencintainya sepanjang hayat di kandung badan layaknya seorang arkelog mencintai barang purbakala, karena menurut sang novelis asal England yang sangat terkenal Agatha Christie .....suami yang paling baik bagi seorang wanita adalah seorang arkeolog atau seorang yang berjiwa arkeolog... Dan yang jelas saya bukanlah seorang arkeolog tetapi minimal saya berusaha untuk memiliki jiwa arkeolog. Menurut seorang arkeolog semakin tua suatu barang "purbakala" maka akan semakin berharga ia dan semakin unik dan antik, begitu juga hendakya seorang suami mencintai istrinya dan juga sebaliknya, ..... semakin tua istrinya, cinta dan kasih sayangnya bukan malah makin berkurang tetapi semakin hari semakin bertambah dan semakin tahun semakin dalam cintanya.
With Love, Dari Suamimu yang Ganteng, Khalid
Monday, April 03, 2006
Kalimat Terakhir Sang Ayah
Lid kapan libur ???
pacak dak balek ajak Gaozhan samo bini kau yah
Ayah pengen nian ketemu Gaozhan
yo kalo biso usahain balek bae
kan kau libur panjang
Nah aku nih dak jadi mati yo
kamu nyuci darah aku nih oleh nak nolong aku kan
biar aku dak cepet mati
hehehhehe
Sudahhlah
kurang canggih apo RS Siangapur atau Chino Toh Nurcholis Majid tetep dak biso ditolong, tetep bae meninggal
Klo ada duet dak usahla beli mobil, beli bae rumah lid..... type 36 jadilah
Lid, Gaozhan dgn Rika jangan dulu disuruh balek ke Jakarta
kagek bae, nunggu ayah balek
dakken ado ayah cuman betemu di rumah sakit bae
Jadilah dulu lid ayah disini .....
Gek baru pindah klo ado tempatnyo
bukan terus terang bae zul sebelumnyo
ini nih memang jatah aku nian apo rungan ini
sebelum gek aku tempati, ruponyo bukan hak aku
kami dak tahan men mahal igo
bukan ini ditanggung ASKES nian apo
galo2 apo ???????????
nah basah galo laju
aku dewek basah galo
lid ayah bangga nian klo kau jadi kiai besak
alangke bangga ayah lid
aduhhhhhh sakit nian ..... jarum inpus nyucuk
begitu hebatnya, begitu hebatnya, begitu hebatnya.........
sampai licin cak itu
Jangan jangan dulu ya Allah, Pandanganku masih gelap...
gelap nian, gelap dak biso meliat apo2....
biarlah engkau yang memilih ya Allah
Engkaulah yang maha bijaksana
Engkaulah yang maha memilih
Engkaulah yang maha segala galanya
Allahushshomad
Ditanganmulah segala sesuatu bergantung
Katonyo nak balek
baleklah gek ketinggalan...
oh besok................ kukiro hari ini .....
pacak dak balek ajak Gaozhan samo bini kau yah
Ayah pengen nian ketemu Gaozhan
yo kalo biso usahain balek bae
kan kau libur panjang
Nah aku nih dak jadi mati yo
kamu nyuci darah aku nih oleh nak nolong aku kan
biar aku dak cepet mati
hehehhehe
Sudahhlah
kurang canggih apo RS Siangapur atau Chino Toh Nurcholis Majid tetep dak biso ditolong, tetep bae meninggal
Klo ada duet dak usahla beli mobil, beli bae rumah lid..... type 36 jadilah
Lid, Gaozhan dgn Rika jangan dulu disuruh balek ke Jakarta
kagek bae, nunggu ayah balek
dakken ado ayah cuman betemu di rumah sakit bae
Jadilah dulu lid ayah disini .....
Gek baru pindah klo ado tempatnyo
bukan terus terang bae zul sebelumnyo
ini nih memang jatah aku nian apo rungan ini
sebelum gek aku tempati, ruponyo bukan hak aku
kami dak tahan men mahal igo
bukan ini ditanggung ASKES nian apo
galo2 apo ???????????
nah basah galo laju
aku dewek basah galo
lid ayah bangga nian klo kau jadi kiai besak
alangke bangga ayah lid
aduhhhhhh sakit nian ..... jarum inpus nyucuk
begitu hebatnya, begitu hebatnya, begitu hebatnya.........
sampai licin cak itu
Jangan jangan dulu ya Allah, Pandanganku masih gelap...
gelap nian, gelap dak biso meliat apo2....
biarlah engkau yang memilih ya Allah
Engkaulah yang maha bijaksana
Engkaulah yang maha memilih
Engkaulah yang maha segala galanya
Allahushshomad
Ditanganmulah segala sesuatu bergantung
Katonyo nak balek
baleklah gek ketinggalan...
oh besok................ kukiro hari ini .....
Subscribe to:
Posts (Atom)